Beranda / Tentang Kami

Tentang Kami

Latar Belakang

Fakultas Syariah IAIN Manado merupakan transformasi dari salah satu fakultas IAIN Alauddin Ujung Pandang. Pada Tanggal 21 Maret 1997 bertepatan dengan tanggal 12 Dzul-Qa’idah 1417 H, STAIN Manado berdiri dengan menjadikan Fakultas Syariah IAIN Ujung Pandang sebagai Jurusan Syariah STAIN Manado. Pada tanggal 17 Oktober 2014 bertepatan dengan tanggal 22 Dzulhijjah 1435 H, STAIN Manado beubah menjadi IAIN Manado sehingga Jurusan Syariah STAIN Manado menjadi Fakultas Syariah IAIN Manado dan bertekad untuk menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia dan ilmu syariah berbasis multicultural di Sulawesi Utara pada Tahun 2020.

Tujuan

1.      Menyiapkan peserta didik agar menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menciptakan ilmu pengetahuan agama Islam, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta seni yang dijiwai oleh nilai-nilai keislaman.

2.      Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu agama Islam, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta seni yang dijiwai oleh nilai-nilai keislaman, dan mengupayakan penggunaan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

Sasaran dan Strategi Pencapaiannya

Sasaran

1.      Bidang kelembagaan yang diarahkan pada pengembangan jurusan dan program sudi serta unit-unit dalam rangka menjadi Institut selanjutnya menjadi Universitas.

2.      Bidang ketenagaan: tenaga pengajar, tenaga penunjang akademik, dan tenaga administrasi yang memiliki pendidikan memadai serta berkinerja tingi.

3.      Bidang kurikulum dan pengajaran: diarahkan yang memberikan keunggulan dan daya saing bagi alumni.

4.      Bidang penelitian: diupayakan bagi setiap dosen melakukan penelitian minimal satu kali setahun serta penerbitan hasil penelitiannya melalui jurnal.

5.      Bidang pengabdian pada masyarakat: dikembangkan melalui pendidikan, pelayanan, penyuluhan kepada masyarakat, kuliah kerja nyata, dan pembinaan masyarakat desa.

6.      Bidang perpustakaan dan sistem informasi: difokuskan pada kualitas, kuantitas, koleksi, sarana, sistem pelayanan, serta pengembangan sistem informasi kajian islam melalui radio/ media elektronik.

7.      Bidang kemahasisswaan: diarahkan pada pembinaan akhlakul karimah dan peningkatan kualitas mahasiswa.

8.      Bidang sarana dan prasarana: diarahkan pada menjamin berlangsungnya proses belajar mengajar secara optimal.

9.      Bidang kerja sama: diarahkan menjalin kerja sama antar Perguruan Tinggi/ lokal atau luar negeri atau lembaga lokal bidang manajemen, pertukaran dosen/ mahasiswa/ tenaga ahli, serta kegiatan akademik lainnya.

10.  Bidang manajemen: dipilih kepemimpinan yang kolektif dan akamodatif yang mampu menggerakkan semua potensi.

 

Strategi pencapaian dilaksanakan dalam bentuk sebagai berikut:

1.      Strategi Smart Learning Process meliputi:

a.       Perbaikan input yang diwujudkan melalui intensifikasi sumber mahasiswa baru dan perbaikan proses seleksi mahasiswa. Untuk menciptakan akselerasi marketing maka dibuat marketing on line melalui website

b.      Perbaikan proses diwujudkan dengan menyiapkan sejak dini bahan, materi dan alat untuk perkuliahan, dan pemanfaatan multi media sebagai sarana pembelajaran.

c.       Peningkatan intensifikasi interaksi antar dosen dan mahasiswa melalui kegiatan terstruktur dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

d.      Perbaikan dan penguatan perkuliahan kerja lapangan (magang), praktikum dan kuliah wirausaha.

2.      Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Staf Akademik dan non Akademik

Pengembangan sumber daya manusia terdiri dari 3 aktivitas

a.       Meningkatkan kuantitas, kualitas dan kualifikasi dosen

b.      Meningkatkan kecepatan dan ketepatan pelayanan staf

c.       Penegakan disiplin dan standar pelayanan dosen dan staf

3.      Strategi Penjaminan Mutu

Pengembangan sistem penjaminan mutu, yang terdiri dari 3 (tiga) aktivitas, yaitu:

a.       Perancangan sistem penjaminan mutu akademik dan non akademik; melalui penentuan sasaran mutu sesuai dengan visi, misi, tujuan, sasaran, prodi yang kemudian dirancang prosedurnya dalam bentuk manual mutu.

b.      Implementasi sistem penjaminan mutu; merupakan implementasi dari prosedur dan manual mutu yang telah dibuat

c.       Audit mutu internal; memonitoring dan mengevaluasi secara periodik aktivitas yang dilakukan dan memantau kesesuaiannya terhadap mutu yang telah ditetapkan.