#KerjaCerdas #KerjaTuntas

Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) Madani Manado, Kamis 13 Oktober 2022 — Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks pernikahan di bawah umur. Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh Plt LKBH, Bapak Wira Purwadi, serta sejumlah dosen dari Fakultas Syariah untuk memberikan wawasan mendalam tentang implikasi hukum dari pernikahan di usia yang tidak memenuhi syarat yang ditetapkan, tidak lupa mahasiswa mahasiswi prodi Hukum Keluarga Izzad Allyf Rachman, Mega Trisedya Lestari Gumanti, Abdul Agil Muhaimin Duhe.

Penyuluhan yang berlangsung di MAK Madani Manado bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama kalangan pelajar, akan risiko dan dampak negatif yang dapat timbul akibat pernikahan di usia muda. Menurut Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.HI., salah satu dosen yang turut mengisi acara tersebut, pernikahan di bawah umur rentan terhadap berbagai masalah hukum dan sosial yang dapat mengganggu perkembangan pribadi dan sosial remaja.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat, bahwa pernikahan di bawah umur bukanlah solusi yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujar Bapak Wira Purwadi dalam sambutannya.

Sementara itu, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., menambahkan bahwa pernikahan di usia yang masih terlalu dini sering kali mengarah pada risiko perceraian yang tinggi, serta dapat menghambat akses terhadap pendidikan dan peluang karier yang lebih baik di masa depan.

Acara ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara para peserta dengan narasumber, di mana mereka dapat bertukar pendapat dan bertanya langsung mengenai aspek-aspek hukum yang relevan dengan pernikahan di bawah umur.

Prof. Nasruddin Yusuf, M.Ag., menegaskan bahwa upaya penyuluhan ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial akademisi dan praktisi hukum untuk memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan yang akurat tentang hukum dan hak-hak mereka.

Penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menurunkan angka pernikahan di bawah umur di wilayah Manado, serta mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam memahami dan menjalankan prosedur hukum yang benar dalam kehidupan sehari-hari mereka.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder