#KerjaCerdas #KerjaTuntas

Pastikan Program Mahasiswa Dekan dan DPL Lakukan Monitoring serta Evaluasi di Lokasi KKN

Fakultas Syariah IAIN Manado – Menjamin kualitas pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Integratif Tahun 2026, Dekan Fakultas Syariah (Fasya) IAIN Manado, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum. , bersama para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Desa Solog, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Kunjungan ini merupakan wujud komitmen Fakultas Syariah dalam memastikan setiap program pengabdian mahasiswa berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Desa Solog menjadi salah satu lokasi yang menjadi sasaran pengabdian mahasiswa Fakultas Syariah.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., secara langsung berdialog dengan mahasiswa peserta KKN untuk mendengarkan capaian program serta kendala yang dihadapi di lapangan. Beliau didampingi oleh para Dosen Pembimbing Lapangan yang bertugas mendampingi dan membimbing mahasiswa selama masa pengabdian.

“Monitoring dan evaluasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa program KKN yang dijalankan mahasiswa benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata,” ujar Prof. Rosdalina Bukido.

Kegiatan monev yang berlangsung ini juga menjadi momen bagi Dekan dan DPL untuk memberikan penguatan dan motivasi kepada mahasiswa agar terus menjaga semangat pengabdian serta menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat. Para mahasiswa pun menyampaikan berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan, mulai dari bidang pendidikan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya monitoring langsung dari pimpinan fakultas dan dosen pembimbing, diharapkan seluruh program KKN mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Manado di Kabupaten Bolaang Mongondow dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa. (Adm/TU)

Fakultas Syariah Gelar Rapat Distribusi Mata Kuliah Semester Gasal 2026/2027

Fakultas Syariah IAIN Manado, 12 Agustus 2026 – Fakultas Syariah IAIN Manado menggelar rapat distribusi mata kuliah semester gasal Tahun Akademik 2026/2027, Rabu (12/8), bertempat di Gedung Fakultas Syariah lantai I. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado, Prof. Dr. Rosdalina Bukiddo, M.Hum.

Rapat distribusi mata kuliah merupakan agenda strategis tahunan yang menjadi fondasi utama dalam memastikan kelancaran proses pembelajaran pada semester mendatang. Kegiatan ini tidak sekadar membagi tugas mengajar, tetapi juga menjadi momentum untuk menyelaraskan kompetensi dosen dengan kebutuhan kurikulum serta memastikan capaian pembelajaran lulusan (CPL) tercapai secara optimal. Prof. Rosdalina dalam sambutannya menekankan bahwa pembagian mata kuliah harus memperhatikan keahlian dan relevansi keilmuan masing-masing dosen agar kualitas akademik tetap terjaga. “Ini adalah bagian dari tata kelola akademik yang profesional dan akuntabel demi menjaga mutu pendidikan tinggi,” tegasnya.

Rapat yang berlangsung secara dialogis ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan seluruh dosen di lingkungan Fakultas Syariah. Turut hadir Wakil Rektor I, Wakil Dekan I, Wakil Dekan III, Kaprodi Hukum Keluarga (HK) dan Sekprodi HK, serta Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah (HES). Kehadiran seluruh unsur pimpinan dan dosen menunjukkan komitmen kuat Fakultas Syariah dalam membangun sinergi akademik demi menyambut semester gasal yang akan datang.

Wakil Rektor I IAIN Manado dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Fakultas Syariah yang telah menyelenggarakan rapat ini dengan persiapan matang. Beliau berharap pembagian mata kuliah yang dihasilkan dapat berjalan proporsional sehingga dosen memiliki ruang untuk mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat IAIN Manado sebagai kampus yang telah terakreditasi Unggul dan dikenal dengan karakter multikulturalnya.

Suasana rapat berlangsung interaktif dengan pemaparan teknis distribusi mata kuliah oleh masing-masing program studi. Para dosen juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan klarifikasi guna mencapai kesepakatan bersama. Dalam forum ini, pembagian mata kuliah tidak hanya mempertimbangkan beban mengajar, tetapi juga kesesuaian dengan bidang keahlian dosen sebagaimana diatur dalam standar kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) .

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang kuat dalam mempersiapkan perkuliahan Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 di Fakultas Syariah IAIN Manado. Dengan rampungnya distribusi mata kuliah, seluruh dosen diharapkan dapat segera menyusun perangkat pembelajaran secara matang dan berkomitmen penuh dalam mencerdaskan anak bangsa. “Kami berharap sinergi dan dedikasi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan untuk kemajuan Fakultas Syariah dan IAIN Manado pada umumnya,” tutup Prof. Rosdalina mengakhiri sambutannya. (Adm/TU)

Kabag TU Pimpin Apel Pagi, Sampaikan Hasil Kunjungan ke UIN Sultan Amai Gorontalo

Fakultas Syariah IAIN Manado, 10 Agustus 2026 – Bertempat di halaman Fakultas Syariah IAIN Manado, seluruh sivitas akademika mengikuti apel pagi yang berlangsung khidmat pada Senin (10/8/2026) pukul 07.30 WITA. Apel pagi kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Syariah, Silfa Basuki, M.Pd.

Kegiatan apel dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, antara lain Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), Ketua Program Studi Hukum Keluarga (HK), serta dosen dan tenaga kependidikan (JFU) di lingkungan Fakultas Syariah.

Dalam amanatnya, Kabag TU Silfa Basuki, M.Pd. menyampaikan sejumlah arahan penting terkait peningkatan disiplin dan kinerja. Fokus utama yang disoroti adalah hasil kunjungan kerja Kabag TU beserta tim Fakultas Syariah ke UIN Sultan Amai Gorontalo pada tanggal 7–9 Agustus 2026.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan serta menjalin kerja sama strategis di bidang akademik dan administrasi. Semoga hasil dari kunjungan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bahan evaluasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Fakultas Syariah,” ujar Silfa Basuki, M.Pd.

Beliau juga mengingatkan seluruh peserta apel untuk terus menjaga semangat kerja, kedisiplinan, dan komitmen dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai bagian dari institusi pendidikan yang unggul dan bermartabat.

Setelah rangkaian amanat dan pengarahan selesai, apel pagi ditutup dengan pembacaan Surah Al-Fatihah secara bersama-sama. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar seluruh pekerjaan dan aktivitas selama satu minggu ke depan diberikan kelancaran, kemudahan, dan keberkahan.

Kegiatan apel pagi berlangsung tertib dan lancar hingga selesai, menandai awal minggu kerja yang penuh optimisme bagi seluruh keluarga besar Fakultas Syariah IAIN Manado. (Adm?TU)

Tingkatkan Kemampuan Bahasa Asing, Fakultas Syariah IAIN Manado Gelar English Presentation Coaching

Fakultas Syariah IAIN Manado, 6 Agustus 2026 – Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyelenggaraan English Presentation Coaching yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Syariah dalam membangun kompetensi internasional sivitas akademika, khususnya kemampuan komunikasi akademik dalam bahasa Inggris.

Pelatihan menghadirkan Indah Fajar Wahyuni, S.Pd., M.Hum., Ph.D. sebagai narasumber. Dengan pengalaman akademik di bidang pendidikan bahasa Inggris dan komunikasi akademik internasional, beliau membagikan berbagai strategi praktis untuk meningkatkan kemampuan presentasi dalam bahasa Inggris. Materi yang disampaikan meliputi teknik menyusun presentasi yang efektif, penggunaan bahasa yang sederhana namun komunikatif, penguasaan audiens, membangun kepercayaan diri, hingga cara menjawab pertanyaan dalam forum akademik internasasional. Dalam pemaparannya, Dr. Indah Fajar Wahyuni menekankan bahwa presentasi yang baik tidak selalu ditentukan oleh penggunaan bahasa Inggris yang sempurna, melainkan oleh kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas, terstruktur, dan percaya diri. Oleh karena itu, peserta didorong untuk membiasakan diri berlatih secara konsisten melalui pendekatan bertahap agar kemampuan berbicara di depan publik terus berkembang.

Sebagai bagian dari pelatihan, narasumber memperkenalkan 30-Day Practice Plan, yaitu program latihan selama tiga puluh hari yang mencakup penyusunan naskah presentasi, latihan membaca setiap hari, evaluasi melalui rekaman video, praktik presentasi bersama rekan sejawat, hingga simulasi presentasi lengkap beserta sesi tanya jawab. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu peserta membangun kemampuan komunikasi akademik secara berkelanjutan.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., CPM., menyampaikan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan salah satu kompetensi utama yang harus dimiliki oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam menghadapi era globalisasi pendidikan tinggi. Kemampuan tersebut akan menjadi modal penting untuk mengikuti konferensi internasional, mempresentasikan hasil penelitian, memperluas jejaring akademik, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah bereputasi.

Menurut Prof. Rosdalina, penyelenggaraan English Presentation Coaching merupakan implementasi nyata dari Trisula Dekan Fakultas Syariah, yaitu peningkatan kualitas akademik, penguatan riset dan publikasi bereputasi, serta internasionalisasi kelembagaan. Ketiga pilar tersebut menjadi arah strategis pengembangan Fakultas Syariah dalam menciptakan sivitas akademika yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global. “Melalui pelatihan ini kami ingin membangun budaya akademik yang tidak hanya kuat dalam substansi keilmuan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi internasional. Penguasaan bahasa Inggris akan memperkuat daya saing dosen dan mahasiswa dalam berbagai forum akademik dunia,” ujar Prof. Rosdalina.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Fakultas Syariah dengan antusias. Selama pelatihan, peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan dalam menyampaikan presentasi berbahasa Inggris, teknik menyusun slide yang menarik, serta strategi mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan audiens. Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah IAIN Manado menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas SDM sebagai bagian dari agenda transformasi pendidikan tinggi. Penguatan kompetensi bahasa asing diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, produktivitas riset dan publikasi internasional, serta memperluas kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga di tingkat global. Dengan demikian, visi Fakultas Syariah sebagai fakultas yang unggul, berdaya saing, dan bereputasi internasional dapat diwujudkan secara bertahap melalui program-program pengembangan kapasitas yang berkelanjutan. (Adm/TU)

Fakultas Syariah Sukses Gelar Yudisium Periode 2 Tahun 2026, 51 Mahasiswa Dinyatakan Lulus

Fakultas Syariah IAIN Manado, 3 Agustus 2026 – Fakultas Syariah IAIN Manado telah melaksanakan kegiatan Yudisium Periode 2 Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin, 3 Agustus 2026. Acara yang berlangsung di Aula IAIN Manado ini dimulai pukul 14.00 WITA dan berjalan dengan lancar serta khidmat hingga selesai.

Yudisium merupakan rangkaian akademik penting sebagai tahap penetapan kelulusan mahasiswa sebelum mengikuti wisuda. Pada periode ini, sebanyak 51 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dan memenuhi seluruh persyaratan akademik. Jumlah tersebut terdiri atas mahasiswa dari dua program studi di lingkungan Fakultas Syariah, yaitu Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan Program Studi Hukum Keluarga (HK). Penetapan kelulusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Yudisium dengan nomor 240 untuk Prodi HES dan nomor 241 untuk Prodi HK.

Kegiatan yudisium ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan seluruh sivitas akademika Fakultas Syariah, antara lain:

  • Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum.
  • Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, dan Wakil Dekan III
  • Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU)
  • Ketua Program Studi HES dan Ketua Program Studi HK
  • Seluruh dosen Fakultas Syariah
  • Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dan Jabatan Fungsional Umum (JFU)

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC) Hidayat Husein, M.H. , yang memandu jalannya kegiatan secara profesional. Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium dilakukan oleh masing-masing Kaprodi, yaitu Kaprodi HES dan Kaprodi HK, sebagai bentuk pengumuman resmi kelulusan kepada para mahasiswa yang hadir.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan Berita Acara Yudisium yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Taher Tanggung, M.Si. sebagai notulen resmi kegiatan. Setelah itu, suasana semakin khusyuk dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ahmad Algufron, M.Pd. , memohon keberkahan dan kemudahan bagi para lulusan dalam mengarungi jenjang kehidupan selanjutnya.

Puncak acara diisi dengan Orasi Ilmiah yang disampaikan oleh Wakil Dekan II, Dr. Nenden H. Suleman, M.H. Dalam orasinya, beliau menyampaikan pesan-pesan motivasi, pentingnya menjaga integritas sebagai sarjana hukum, serta mengajak para lulusan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan agama melalui ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di IAIN Manado.

Sebagai penutup, Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum. menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat kepada 51 mahasiswa yang telah menyelesaikan studi. Beliau berharap para lulusan dapat menjadi alumni yang berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu mengimplementasikan ilmu hukum Islam dalam kehidupan bermasyarakat. Beliau juga mengingatkan bahwa kelulusan ini merupakan awal dari tanggung jawab baru sebagai sarjana yang diharapkan mampu membawa perubahan positif.

Kegiatan yudisium berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, mencerminkan komitmen Fakultas Syariah IAIN Manado dalam menyelenggarakan proses akademik yang profesional, transparan, dan bermutu. Seluruh peserta yang hadir memberikan apresiasi atas kelancaran acara yang menjadi momen berharga bagi para lulusan dan keluarga besar Fakultas Syariah. (Adm/TU)

Kaprodi Hukum Keluarga Pimpin Apel Pagi, Sampaikan Sejumlah Informasi Akademik

Fakultas Syariah IAIN Manado, 3 Agustus 2026 – Fakultas Syariah IAIN Manado menggelar apel pagi perdana di bulan Agustus yang dipimpin oleh Kaprodi Hukum Keluarga, Sahrul Mubarak Subeitan, M.H. Apel berlangsung pada Senin (3/8) pukul 07.30 WITA di halaman kampus Fakultas Syariah dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika di lingkungan fakultas.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Syariah, Wakil Dekan III, Kepala Bagian Tata Usaha, para JFT (Jabatan Fungsional Tertentu), JFU (Jabatan Fungsional Umum), serta dosen Fakultas Syariah. Suasana apel berlangsung khidmat dan tertib sebagai bentuk kedisiplinan awal pekan.

Dalam arahannya, Sahrul Mubarak Subeitan, M.H. menyampaikan beberapa informasi penting yang perlu menjadi perhatian seluruh civitas akademika, antara lain:

Pertama, perpanjangan batas waktu pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bagi tenaga pendidik dan kependidikan. Batas akhir yang semula ditetapkan diperpanjang hingga 10 Agustus 2026 untuk memberikan kelonggaran waktu bagi pegawai dalam menyelesaikan administrasi kinerja.

Kedua, pelaksanaan yudisium mahasiswa Fakultas Syariah yang akan digelar pada hari ini, pukul 13.00 WITA sampai selesai. Yudisium ini merupakan rangkaian penting dalam menyelesaikan masa studi mahasiswa, sehingga seluruh pihak diimbau untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

Ketiga, perpanjangan masa pembayaran UKT (Uang Kuliah Tunggal) mahasiswa hingga 31 Agustus 2026. Kebijakan ini diambil untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam memenuhi kewajiban pembayaran biaya pendidikan.

Keempat, terkait penerimaan mahasiswa jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau), Kaprodi menegaskan bahwa pendaftaran telah resmi ditutup pada 31 Juli 2026 dan tidak ada perpanjangan untuk gelombang penerimaan tahun ini.

Apel pagi ditutup dengan pembacaan Surah Al-Fatihah secara bersama-sama, sebagai doa dan harapan agar seluruh rangkaian kerja dan aktivitas akademik selama sepekan ke depan berjalan lancar, berkah, dan diberikan kemudahan oleh Allah SWT.

Kegiatan apel pagi ini menjadi bagian dari komitmen Fakultas Syariah IAIN Manado dalam menjaga disiplin, memperkuat koordinasi internal, serta menyampaikan informasi kebijakan secara transparan dan cepat kepada seluruh sivitas akademika. (Adm/TU)

Kabag Fakultas Syariah Pimpin Apel Pagi, Sampaikan Sejumlah Informasi Penting

Fakultas Syariah IAIN Manado, 27 Juli 2026 – Kepala Bagian (Kabag) Fakultas Syariah IAIN Manado, Silfa Basuki, M.Pd., memimpin pelaksanaan apel pagi yang berlangsung di halaman Fakultas Syariah pada Senin (27/7/2026).

Apel pagi dihadiri oleh Dekan Fakultas Syariah, Wakil Dekan III, Ketua Gugus Kendali Mutu (GKM), Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Jabatan Fungsional Umum (JFU), serta para dosen di lingkungan Fakultas Syariah IAIN Manado.

Dalam arahannya, Kabag Fakultas Syariah menyampaikan beberapa informasi penting terkait kebijakan dan administrasi di lingkungan fakultas. Pertama, beliau menyampaikan bahwa berdasarkan hasil keputusan rapat, kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang selama ini diterapkan setiap hari jumat akan dicabut. Mulai Senin, 3 Agustus 2026, seluruh pegawai kembali melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan kampus.

Selain itu, Kabag menegaskan bahwa sistem kehadiran pegawai tetap menggunakan aplikasi Pusaka milik Kementerian Agama sebagai sarana absensi resmi. Seluruh pegawai diharapkan tetap disiplin melakukan presensi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan informasi Terkait dengan  pembayaran pakasi mahasiswa S2 tetap diberlakukan hanya untuk 6 (enam) kali pertemuan dalam satu semester. Kebijakan ini sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan bertujuan untuk menjaga kualitas serta efektivitas proses pembelajaran.

Apel pagi berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Kegiatan ditutup dengan pembacaan Surah Al-Fatihah sebagai doa bersama, dengan harapan seluruh sivitas akademika Fakultas Syariah senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan dalam menjalankan tugas serta aktivitas akademik.(Adm/TU)

Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law Jalin Kerja Sama dengan PDHKI, Perkuat Kolaborasi Publikasi Ilmiah

Fakultas Syariah IAIN Manado (Makassar) – Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law, jurnal ilmiah yang dikelola Fakultas Syariah IAIN Manado, menjalin kerja sama dengan Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam (PDHKI) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (MUSKERNAS) VIII PDHKI yang berlangsung di Aryaduta Hotel Makassar, 22–24 Juli 2026.

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pengelola jurnal dan komunitas akademik hukum keluarga Islam di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, Al-Mujtahid diharapkan mampu memperluas jejaring penulis, reviewer, dan editor, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola jurnal sesuai standar publikasi ilmiah nasional maupun internasional.

Pengelola Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law, Syahrul Mubarak Subeitan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama dengan PDHKI memiliki arti penting bagi pengembangan jurnal yang secara khusus berfokus pada kajian hukum keluarga Islam.

“Kerja sama ini merupakan peluang yang sangat baik untuk membangun kolaborasi akademik dengan para dosen dan peneliti hukum keluarga Islam dari berbagai perguruan tinggi. Kami berharap Al-Mujtahid dapat menjadi wadah yang semakin berkualitas bagi publikasi hasil penelitian, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan hukum keluarga Islam di Indonesia,” ujar Syahrul Mubarak Subeitan.

Menurutnya, penguatan jejaring dengan asosiasi profesi seperti PDHKI juga akan membuka peluang terselenggaranya berbagai kegiatan akademik secara bersama, mulai dari seminar ilmiah, call for papers, pelatihan pengelolaan jurnal, hingga kolaborasi penelitian dan publikasi.

Sebagai jurnal yang berfokus pada bidang hukum keluarga Islam, Al-Mujtahid: Journal of Islamic Family Law terus didorong untuk menjadi ruang publikasi yang kredibel, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan isu-isu hukum keluarga Islam, baik dalam konteks nasional maupun global.

Melalui penandatanganan MoU ini, Al-Mujtahid menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola jurnal, memperluas kolaborasi akademik, serta mendukung pengembangan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam. Diharapkan, sinergi dengan PDHKI dapat menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan jurnal hukum keluarga Islam yang bereputasi dan berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. (Adm/TU)

Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah Perkuat Jejaring Internasional melalui Kerja Sama dengan PDHKI

Fakultas Syariah IAIN Manado (Makassar) – Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah, jurnal ilmiah yang dikelola Fakultas Syariah IAIN Manado dan telah terindeks Scopus Q1, menjalin kerja sama dengan Perkumpulan Dosen Hukum Keluarga Islam (PDHKI). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (MUSKERNAS) VIII PDHKI di Aryaduta Hotel Makassar, 22–24 Juli 2026.

Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi akademik dalam bidang publikasi ilmiah, khususnya pada kajian hukum keluarga Islam, hukum Islam, dan studi-studi sosial keislaman. Melalui kemitraan tersebut, Al-Syir’ah diharapkan semakin memperluas jejaring penulis, editor, reviewer, serta mitra akademik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun luar negeri.

Sebagai salah satu jurnal bereputasi internasional milik IAIN Manado, Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah terus berkomitmen menjaga kualitas publikasi melalui proses editorial yang profesional, seleksi artikel yang ketat, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai asosiasi keilmuan.

Editor-in-Chief Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., CPM., menyampaikan bahwa kerja sama dengan PDHKI menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan dampak publikasi ilmiah.

“Kolaborasi ini menjadi momentum yang baik untuk memperkuat ekosistem publikasi ilmiah, memperluas jejaring akademik, serta meningkatkan kualitas artikel yang diterbitkan. Kami berharap Al-Syir’ah dapat terus menjadi ruang diseminasi hasil penelitian yang memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum Islam dan hukum keluarga Islam, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Rosdalina.

Melalui kerja sama tersebut, kedua belah pihak berkomitmen mengembangkan berbagai program bersama, seperti penyelenggaraan seminar ilmiah, call for papers, penguatan kapasitas editor dan reviewer, serta peningkatan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.

Bagi Fakultas Syariah IAIN Manado, penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus memperkuat reputasi akademik melalui publikasi ilmiah bereputasi internasional. Kehadiran Jurnal Ilmiah Al-Syir’ah sebagai jurnal Scopus Q1 diharapkan semakin memperkokoh posisi IAIN Manado sebagai salah satu pusat pengembangan keilmuan hukum Islam yang diakui di tingkat global. (Adm/TU)

Prodi Hukum Keluarga IAIN Manado Jalin Kerja Sama dengan APHKI untuk Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

Fakultas Syariah IAIN Manado (Makassar) – Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah IAIN Manado resmi menjalin kerja sama dengan Asosiasi Program Studi Hukum Keluarga Indonesia (APHKI) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan dalam rangkaian Musyawarah Kerja Nasional (MUSKERNAS) VII APHKI, pada 22–24 Juli 2026 di Aryaduta Hotel Makassar.

Penandatanganan MoU tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar Program Studi Hukum Keluarga di Indonesia, khususnya dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas kelembagaan dan sumber daya akademik.

Ketua Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah IAIN Manado, Syahrul Mubarak Subeitan, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, APHKI memiliki peran penting sebagai wadah kolaborasi bagi seluruh Program Studi Hukum Keluarga untuk saling berbagi pengalaman, mengembangkan inovasi akademik, serta membangun jejaring nasional yang lebih kuat.

“Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi Prodi Hukum Keluarga IAIN Manado dalam memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kami berharap implementasi MoU ini tidak berhenti pada penandatanganan semata, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program nyata seperti penelitian kolaboratif, pertukaran dosen, seminar nasional dan internasional, pengembangan kurikulum, hingga publikasi ilmiah bersama,” ujar Syahrul Mubarak Subeitan.

Melalui kerja sama tersebut, Prodi Hukum Keluarga IAIN Manado memiliki peluang yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik yang diselenggarakan APHKI, sekaligus memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas jejaring penelitian, serta mendorong lahirnya inovasi dalam pengembangan Hukum Keluarga Islam.

Bagi Fakultas Syariah IAIN Manado, kolaborasi dengan APHKI merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu Program Studi Hukum Keluarga agar mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era global. Sinergi yang dibangun juga diharapkan dapat mendukung pencapaian akreditasi unggul serta memperkuat rekognisi Program Studi Hukum Keluarga di tingkat nasional.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Prodi Hukum Keluarga Fakultas Syariah IAIN Manado semakin menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang produktif, memperluas jejaring akademik, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pengembangan pendidikan dan keilmuan Hukum Keluarga Islam. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan ekosistem akademik yang lebih berkualitas, kolaboratif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Adm/TU)