#KerjaCerdas #KerjaTuntas

Fakultas Syariah IAIN Manado, 11 Juni 2026 – Sebanyak puluhan mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan IAIN Manado menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Abdi Desa” di Desa Kema III, Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini merupakan program kerja kolaboratif antara Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga, Manajemen Pendidikan Islam, dan Manajemen Dakwah, Fakultas Syariah IAIN Manado.

Mengusung tema “Penguatan Ketahanan Masyarakat Melalui Pendampingan Pendidikan Hukum Keluarga dan Dakwah Guna Meningkatkan Kualitas Masyarakat Desa Kema III,” kegiatan ini resmi dilepas oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. Frangky Suleman, M.HI. Dalam sambutannya, beliau memberikan wejangan dan nasihat, khususnya bagi mahasiswa semester 6 yang sedang mencari judul tugas akhir.

“Saya berharap adik-adik dapat mengamati dan menemukan fenomena atau permasalahan di Desa Kema III yang sekiranya bisa diangkat menjadi bahan penelitian. Ini adalah kesempatan emas untuk mengaplikasikan ilmu secara langsung di tengah masyarakat,” ujar Dr. Frangky.

Fardhan Firmansyah Dunggio salah satu mahasiswa program abdi desa turut memberikan semangat kepada seluruh panitia. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah fundamental dalam mengawali program kerja tahunan ketiga organisasi tersebut.

“Abdi Desa tahun 2026 ini bukan sekadar program rutin, tapi cara kita mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara terarah, terpadu, dan bermakna. Ini adalah tanggung jawab keilmuan, sosial, dan agama kita,” tegas Fardhan.

Rangkaian Kegiatan dan Antusiasme Warga

Ketua Panitia, Viona Pangulili, dalam laporannya menyampaikan bahwa berbagai kegiatan telah diselenggarakan dengan baik. Mulai dari lomba-lomba yang diikuti oleh anak-anak desa, hingga simposium keilmuan yang membahas isu-isu aktual sesuai bidang masing-masing jurusan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk menguji relevansi keilmuan di tengah masyarakat, memberikan kontribusi nyata, serta meningkatkan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa.

Pada hari terakhir, panitia menggelar Gerakan Literasi yang melibatkan anak-anak dalam aktivitas menggambar, mendengarkan cerita, dan kegiatan literasi lainnya. Sebagai bentuk kenang-kenangan dan keberlanjutan, panitia juga melakukan penanaman bibit pohon yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Kema III.

Kesan, Pesan, dan Harapan Silaturahmi

Di penghujung acara, Sekretaris Panitia, Dian Dwi Ayu Wahyuni, menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah desa dan seluruh warga yang telah menerima dengan hangat.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan fasilitas yang diberikan. Semoga kegiatan ini membawa berkah untuk kita semua,” ujar Dian.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga, Aidin Sayfudin, memberikan penghormatan khusus kepada Kepala Jaga 6, Bapak Syarif Simons, yang mewakili Ibu Hukum Tua Arini Polito, S.KEP. Ia mengapresiasi dukungan penuh dari pihak desa, mulai dari observasi awal hingga hari pelaksanaan, termasuk dalam hal akomodasi dan tempat tinggal.

“Terima kasih kepada Pak Syarif dan seluruh perangkat desa yang sudah menerima kami dengan baik. Kami juga memohon maaf jika ada perilaku atau program kami yang kurang memenuhi ekspektasi. Kami berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut di masa mendatang,” harap Aidin.

Menutup rangkaian kegiatan, Bapak Syarif Simons menyampaikan kesan dan pesan atas nama Ibu Hukum Tua. Ia mengucapkan terima kasih atas program-program positif yang dinilai cukup sukses, mulai dari lomba hingga penanaman bibit.

“Ini bukan hanya sekadar program, tapi sudah menjadi hubungan silaturahmi. Kami mewakili masyarakat memohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan dan tempat tinggal. Pesan saya, berakhirnya kegiatan ini bukan berarti berakhir pula hubungan kita. Jika ada waktu, mari berkunjung lagi ke Desa Kema III,” pesan Syarif.

Acara ditutup dengan sesi penyerahan cendera mata oleh Sekretaris Panitia, Dian Dwi Ayu Wahyuni, kepada perwakilan pemerintah desa sebagai tanda kenang-kenangan dan pengabdian yang telah dilaksanakan. (Adm/TU)


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder