Fakultas Syariah, Wakil Dekan I Fakultas Syariah IAIN Manado, Dr. Muliadi Nur, M.H., secara resmi membuka Ujian Munaqasyah/Skripsi Program Studi Hukum Keluarga pada hari Selasa, 17 September 2024. Acara ini berlangsung di gedung lantai II Fakultas Syariah IAIN Manado, dengan dihadiri oleh mahasiswa yang akan mengikuti ujian.
Dr. Muliadi Nur yang mewakili Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado membuka ujian, dan menyampaikan kepada mahasiswa yang akan ujian bahwa pentingnya Ujian Munaqasyah/Skripsi sebagai tahapan akhir dalam proses akademik mahasiswa. Beliau juga menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama ujian berlangsung. “Ujian ini adalah puncak dari perjalanan akademik kalian di Fakultas Syariah. Kami berharap kalian bisa memberikan hasil terbaik dan siap untuk melangkah ke jenjang selanjutnya,” ujar Dr. Muliadi”.
Berikut nama-nama mahasiswa yang mengikuti Ujian Munaqasyah/Skripsi pada hari ini:
Namira Alamri – NIM 20111032
Amira Tauhida Pontoh – NIM 20111022
Sasmita S. Kalipu – NIM 20111036
Ujian Munaqasyah/Skripsi ini menjadi penentu kelulusan bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan proses penyusunan skripsi. Proses ujian berlangsung dengan penuh khidmat, dimana mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan dosen penguji dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Acara ini menjadi momen penting bagi para mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga dalam menyelesaikan pendidikan mereka di Fakultas Syariah IAIN Manado, dan diharapkan mereka dapat lulus dengan hasil yang memuaskan. (Adm/TU)
Fakultas Syariah, Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Syariah IAIN Manado mengadakan Kelas Paralegal bertajuk “Bedah Kasus Restorative Justice pada Kasus Penganiayaan.” Kegiatan ini terbuka untuk umum dan diselenggarakan pada hari Kamis, 12 September 2024, dengan tujuan memberikan wawasan mendalam mengenai penerapan konsep restorative justice dalam penanganan kasus penganiayaan.
Kelas ini menghadirkan dua narasumber, yakni Direktur LKBH IAIN Manado, Wira Purwadi, M.H., dan advokat sekaligus praktisi hukum, Khairullah Najrin Nur Pulumuduyo, S.H. Kedua narasumber berbagi pandangan dan pengalaman mereka dalam mengaplikasikan restorative justice sebagai alternatif penyelesaian langsung kasus penganiayaan, yang lebih menekankan pada pemulihan hubungan antara pelaku dan korban serta pemenuhan keadilan yang humanis.
Dalam pemaparannya, Wira Purwadi, M.H., menjelaskan secara rinci tentang konsep restorative justice, bagaimana sistem ini bekerja, serta keunggulannya dibandingkan pendekatan retributif dalam kasus penganiayaan. “Restorative justice menempatkan pemulihan sebagai tujuan utama, baik bagi korban maupun pelaku. Pendekatan ini penting agar keadilan tidak hanya menghukum, tetapi juga memperbaiki hubungan sosial yang rusak,”ujar Wira”.
Advokat Khaiullah Najrin Nu Pulumuduyo, S.H., turut berbagi pengalaman dalam menangani kasus penganiayaan menggunakan prinsip restorative justice. Beliau menekankan pentingnya peran paralegal dalam mendampingi proses ini, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya di lapangan. “Paralegal memainkan peran vital dalam memastikan bahwa restorative justice dapat dijalankan secara efektif, terutama di tingkat komunitas dan masyarakat luas,” ungkapnya.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, praktisi hukum, serta masyarakat umum yang antusias belajar tentang proses hukum yang tidak hanya fokus pada penghukuman, tetapi juga pada penyembuhan dan rekonsiliasi. Peserta juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber terkait tantangan dan peluang penerapan restorative justice di Indonesia. Dengan diselenggarakannya Kelas Paralegal ini, LKBH Fakultas Syariah IAIN Manado berharap dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang alternatif penyelesaian konflik yang lebih inklusif dan mendukung terciptanya keadilan yang lebih adil bagi semua pihak. (Adm?TU)
Fakultas Syariah, 10 September 2024 – Wira Purwadi, M.H., Kaprodi Hukum Keluarga Fakultas Syariah IAIN Manado, berperan sebagai narasumber dalam rapat koordinasi Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara yang membahas permasalahan hukum terkait Pasal 71 Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 8 – 10 September 2024 di Swiss-Bell Hotel Maleosan Manado dan dihadiri oleh peserta dari berbagai elemen, seperti Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manado, LKBH IAIN Manado, organisasi masyarakat (ORMAS), pers, dan organisasi mahasiswa.
Sebagai narasumber, Wira Purwadi, M.H., memberikan paparan mendalam mengenai implikasi hukum dari Pasal 71, serta bagaimana pengawasannya harus dilakukan secara efektif untuk memastikan proses pemilu yang adil dan demokratis. Beliau menekankan bahwa penyalahgunaan wewenang dalam bentuk apapun dapat mengganggu prinsip kesetaraan dalam pemilihan. “Pasal 71 UU Pilkada adalah peraturan penting untuk memastikan bahwa calon tidak menyalahgunakan kekuasaan mereka selama proses Pilkada. Semua pihak harus memahami peran masing-masing dalam menegakkan aturan ini untuk menjaga keadilan dan kredibilitas pemilihan,”jelas Wira Purwadi dalam sesi presentasinya”.
Diskusi yang diadakan memberikan ruang bagi para peserta untuk bertukar pandangan dan membahas tantangan yang dihadapi dalam penerapan Pasal 71. Peserta rapat juga mendiskusikan strategi yang diperlukan untuk mengoptimalkan pengawasan, serta pentingnya kerjasama antar lembaga dalam memastikan penegakan hukum yang adil dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, masukan dari organisasi masyarakat dan mahasiswa dianggap penting untuk mendorong keterlibatan publik dalam pengawasan Pilkada.
Rapat koordinasi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis bagi pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Sulawesi Utara, serta memperkuat sinergi antar lembaga terkait dalam menjaga integritas proses demokrasi. (Adm/TU)
Fakultas Syariah, 9 September 2024 – Apel pagi di Fakultas Syariah IAIN Manado dipimpin oleh Kaprodi Hukum Keluarga, Wira Purwadi, M.H., yang menyampaikan beberapa poin penting terkait dimulainya kuliah semester ganjil dan proses submit borang akreditasi. Apel pagi ini diadakan di halaman Fakultas Syariah. Hadir dalam apel pagi ini Wakil Dekan I, Dr. Muliadi Nur, M.H., Wakil Dekan II, Dr. Nenden H. Suleman, M.H., Kabag Tata Usaha, Silva Basuki, M.Pd., Ketua Gugus Kendali Mutu (GKM), Kartika S. Amiri, M.H., serta JFT Iftirani, SE., dan Taufik Ulias, M.H.
Dalam arahannya, Wira Purwadi, M.H., menyampaikan bahwa apel pagi ini merupakan bagian dari pertemuan rutin untuk memastikan semua persiapan berjalan dengan baik. Ia mengingatkan bahwa perkuliahan semester ganjil akan segera dimulai pada bulan ini, sehingga dosen dan mahasiswa diharapkan siap menjalani kegiatan akademik dengan lancar. Selain itu, Wira Purwadi juga menyampaikan bahwa tim inti borang akreditasi Hukum Keluarga akan segera dikumpulkan kembali untuk membahas lebih lanjut tentang kapan proses submit borang akreditasi akan dilaksanakan. “Borang akreditasi sangat penting untuk masa depan Program Studi kita, dan seluruh tim diharapkan bekerja sama dengan baik untuk memastikan semua persyaratan terpenuhi,” ujar Wira”.
Apel pagi ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempersiapkan kegiatan perkuliahan dan akreditasi dengan baik demi kemajuan Fakultas Syariah IAIN Manado. (Adm/TU)
Fakultas Syariah, 6 September 2024 – Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado Jalin Jejaring Global di Yordania untuk Wujudkan Fakultas Bertaraf Internasional. Mempercepat terwujudnya visi menjadi fakultas yang diakui secara global, Fakultas Syariah IAIN Manado secara proaktif membangun jejaring internasional. Baru-baru ini, Fakultas Syariah mengirimkan delegasi dosen ke Yordania dalam kunjungan kerja dari tanggal 4 hingga 5 September 2024.
Delegasi yang terdiri dari para akademisi terkemuka Fakultas Syariah, yaitu Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.HI., Dr. Salma, M.HI., dan Muhamad Sukri, M.Ag., melakukan serangkaian pertemuan penting dan penjajakan kerja sama dengan The Rosy City (Petra) for Educational Services and Consultations di Yordan sekaligus mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), guna menjalin kemitraan strategis dengan universitas ternama.
Kunjungan kerja ini merupakan langkah konkret yang diinisiasi oleh pimpinan Fakultas Syariah untuk membuka akses seluas-luasnya bagi pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat bertaraf internasional.
“Kemitraan global bukan lagi pilihan, tapi suatu keharusan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing Fakultas Syariah IAIN Manado,” tegas Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., menanggapi keberhasilan delegasi. “Yordania dipilih karena memiliki tradisi keilmuan Islam yang sangat kuat dan universitas The Rosy City (Petra) for Educational Services and Consultations memiliki reputasi internasional di bidang Syariah dan Hukum Islam. Kolaborasi ini akan menjadi katalisator percepatan kita menuju World Class Faculty.”
“Respon dari universitas di Yordania sangat positif,” ungkap Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.HI., selaku Dosen Fakultas Syariah. “Mereka mengapresiasi inisiatif IAIN Manado dan melihat potensi besar untuk kolaborasi, khususnya dalam studi Islam yang kontekstual dengan Asia Tenggara. Kami juga mendapatkan banyak insight berharga untuk pengembangan keilmuan syariah di kampus kita.”
Dampak Strategis: Keberhasilan membangun jejaring dengan universitashe Rosy City (Petra) for Educational Services and Consultations ternama di Yordania ini merupakan lompatan signifikan bagi Fakultas Syariah IAIN Manado. Langkah ini diharapkan:
Meningkatkan Daya Saing Internasional: Memperkuat posisi Fakultas Syariah IAIN Manado di peta perguruan tinggi Islam dunia.
Membuka Akses Global bagi Civitas Akademika: Memberikan kesempatan lebih luas bagi dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Manado untuk merasakan atmosfer akademik internasional dan membangun jaringan global.
Meningkatkan Kualitas dan Relevansi Tri Dharma: Riset dan pengajaran akan diperkaya dengan perspektif dan metodologi internasional.
Memperkuat Branding Institusi: Memperkuat citra IAIN Manado sebagai perguruan tinggi Islam yang berwawasan global.
Kunjungan ke Yordania ini menjadi bukti nyata keseriusan Fakultas Syariah menuju tataran internasional. (Adm/TU).
Amman, 5 September 2024 – Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., bersama rombongan melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yordania dalam rangka program Academic Journey. Rombongan disambut langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania, Bapak Ade Padmo Sarwono.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Dr. Rosdalina Bukido menyerahkan jurnal ilmiah Fakultas Syariah kepada Duta Besar Ade Padmo Sarwono. Penyerahan ini melambangkan inisiatif untuk memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Yordania melalui pertukaran pengetahuan dan riset ilmiah, khususnya dalam bidang syariah dan studi Islam.
Kegiatan tersebut digerakkan oleh Event Organizer yakni Associate Professor. Dr. SABBAR DAHHAM SABBAR, Dip. ,B. Sc. Pub. Adm., M. BA. dan Dr. Anas Mosleh Marzoq Al-Mhasnah, selaku event fasilitator, beserta tim kerja dari the Rosy City for Educationa Services and Consultations.
Dalam sambutannya, Duta Besar Ade Padmo Sarwono memberikan beberapa arahan penting terkait potensi kerja sama akademik antara Indonesia dan Yordania. Beliau menekankan bahwa Universitas Jadara di Yordania memiliki kemampuan unggul dalam riset dan teknologi. Oleh karena itu, beliau mendorong agar kerja sama akademik tidak hanya terbatas pada studi Islam dan syariah, tetapi juga mencakup bidang pendidikan lainnya, seperti riset teknologi dan inovasi.
Duta Besar juga mengungkapkan pentingnya memperkenalkan keunggulan pendidikan di Indonesia kepada warga Yordania. Saat ini, sekitar 1.200 warga Yordania sedang menempuh pendidikan di Malaysia, dan diharapkan lebih banyak lagi yang akan memilih Indonesia sebagai destinasi pendidikan mereka. Untuk mewujudkan hal ini, Duta Besar Ade Padmo Sarwono mendorong agar perguruan tinggi Islam negeri (PTKIN) Indonesia mendapatkan akreditasi di Yordania, mengingat saat ini hanya 14 perguruan tinggi Indonesia yang diakui di negara tersebut. Akreditasi ini penting untuk membuka peluang beasiswa yang lebih luas. Tanpa akreditasi, gelar dari perguruan tinggi Indonesia tidak akan diakui di Yordania.
Selain itu, Duta Besar menyoroti pentingnya memberikan dukungan bagi generasi muda Palestina, yang menghadapi ketidakpastian masa depan. Beliau menekankan perlunya membangun optimisme di kalangan mahasiswa Palestina, khususnya mereka yang berjuang untuk mendapatkan beasiswa di Indonesia. Tantangan administrasi seringkali menjadi kendala utama, terutama bagi mahasiswa Palestina di Gaza yang memiliki keterbatasan akses untuk mengikuti pelajaran secara normal. Kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan institusi pendidikan di Tepi Barat melalui perjanjian bilateral diharapkan dapat membantu mengatasi masalah ini.
Duta Besar juga mendorong kerja sama riset antara Indonesia dan Yordania, khususnya dalam bidang sosial dan lingkungan. Selain itu, implementasi Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati antara kedua negara perlu diperhatikan agar bisa diaktualisasikan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang, sehingga dapat memperkuat hubungan kedua negara, terutama dalam aspek pendidikan dan riset.
Menutup arahannya, Duta Besar Ade Padmo Sarwono juga mengingatkan tentang inisiatif Amman Message yang diluncurkan oleh Raja Yordania pada tahun 2004, yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Islam dapat mendorong moderasi dan toleransi. Beliau mengungkapkan bahwa akan ada konferensi di Indonesia yang membahas topik tersebut, dan kontribusi dari perguruan tinggi Islam di Indonesia (PTKIN) sangat diharapkan dalam memberikan pandangan serta masukan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kerja sama akademik antara Indonesia dan Yordania, sekaligus membuka peluang baru dalam pengembangan pendidikan dan riset di kedua negara.
Fakultas Syariah 2 September 2024 – Syahrul M. Subeitan, M.H., selaku Sekprodi HK melakukan penarikan mahasiswa Praktek Profesi Terpadu (PPT) Fakultas Syariah IAIN Manado yang telah menyelesaikan praktek mereka di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Paal 2 Kota Manado.
Proses penarikan mahasiswa dilakukan oleh Syahrul M. Subeitan, M.H., dan disambut langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Paal 2, Drs. Imran Mantau.
Syahrul M. Subeitan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada KUA Kecamatan Paal 2 atas bimbingan dan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa selama masa praktek. “Pengalaman ini sangat penting bagi mahasiswa kami untuk memahami lebih dalam tentang praktek hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada KUA Kecamatan Paal 2 yang telah memberikan kesempatan belajar yang luar biasa bagi mereka,” ujar Syahrul.
Drs. Imran Mantau, Kepala KUA Kecamatan Paal 2, juga mengapresiasi kinerja mahasiswa selama dua bulan terakhir. Beliau menyatakan bahwa mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Manado telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan. “Mahasiswa ini telah berkontribusi secara positif dalam operasional KUA, dan kami sangat menghargai kerja keras mereka,” kata Imran Mantau.
Mahasiswa Fakultas Syariah yang menjalani PPT di KUA Kecamatan Paal 2 terlibat langsung dalam berbagai tugas dan fungsi yang ada di KUA, mereka mendapatkan pengalaman berharga dalam mengelola berbagai kegiatan di KUA, yang menjadi bagian dari upaya mereka untuk menerapkan teori yang dipelajari di kampus ke dalam praktik nyata. (Adm/TU)
Fakultas Syariah, 2 September 2024 – Dr. Nenden H. Suleman, M.H., selaku Wakil Dekan II melakukan penarikan mahasiswa Praktek Profesi Terpadu (PPT) Fakultas Syariah IAIN Manado yang telah menyelesaikan masa praktek di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan PPT ini berlangsung selama dua bulan, dimulai dari bulan Juli hingga Agustus 2024, dengan fokus pada pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.
Dr. Nenden H. Suleman, M.H., menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara atas bimbingan dan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa selama masa praktek. “Pengalaman praktek di BAZNAS ini sangat berharga bagi mahasiswa kami, karena mereka dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus dalam konteks nyata, khususnya dalam bidang pengelolaan zakat dan pemberdayaan umat,”ujar Dr. Nenden”.
Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara Hj. Lutvia Alwi, SH.,MH., juga memberikan apresiasi atas kinerja mahasiswa selama dua bulan tersebut. Mereka menilai mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Manado menunjukkan dedikasi yang tinggi dan kemampuan dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja di BAZNAS. “Kami sangat menghargai kontribusi mahasiswa dalam membantu operasional dan program-program BAZNAS. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal yang berharga bagi mereka di masa depan,”ujar Hj Lutvia”.
Selama masa praktek, mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Manado terlibat aktif dalam berbagai aktivitas di BAZNAS, termasuk pengumpulan, pengelolaan, dan pendistribusian zakat kepada mustahik. Mereka juga mendapatkan pengalaman dalam manajemen administrasi zakat serta partisipasi dalam program-program pemberdayaan yang diinisiasi oleh BAZNAS Provinsi Sulawesi Utara. (Adm/TU)
Fakultas Syariah 2 September 2024 – Fakultas Syariah IAIN Manado melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Siklus V sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan pengendalian mutu akademik serta administrasi. Audit ini merupakan agenda rutin yang diadakan untuk memastikan seluruh proses akademik di Fakultas Syariah berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Hadir dalam kegiatan Audit Mutu Internal ini Wadek I Dr. Muliadi Nur, M.H., Wadek II Dr. Nenden H Suleman, M.H., Wadek III Dr. Frangky Suleman, M.HI., Kaprodi HK Wira Purwadi, M.H., Kaprodi HES Nurlaila Isima, M.H., Sekprodi HK Syahrul Subeitan, M.H., Kabag TU Silfa Basuki, M.Pd., dan GKM Kartika S Amiri, M.H.
Proses audit ini melibatkan seluruh unit di lingkungan Fakultas Syariah, termasuk program studi Hukum Ekonomi Syariah dan Prodi Hukum Keluarga, administrasi, dan layanan pendukung lainnya. Tim auditor internal Ketua Dr. Muhammad Imran, M.Th.I., Auditor Rhyan Prayuddy Reksamunandar, M.Si., Auditor Lilly Anggrayni, M.S.A., dan Auditor Mutiara Nurmanita, M.Pd., melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek, seperti kurikulum, metode pengajaran, kinerja dosen, manajemen administrasi, serta fasilitas pendukung.
Ketua Auditor Dr. Muhammad Imran, M.Th.I., dalam sambutannya saat pembukaan audit, menekankan pentingnya Audit Mutu Internal sebagai alat untuk menilai dan meningkatkan kualitas kinerja Fakultas Syariah. “Audit ini bukan hanya sekedar evaluasi, tetapi juga kesempatan bagi kita untuk melihat sejauh mana implementasi dari rencana strategis Fakultas Syariah dan untuk menemukan area yang masih perlu ditingkatkan,” jelas Dr. Imran. Beliau juga menambahkan bahwa hasil dari Audit Mutu Internal ini akan menjadi dasar bagi Fakultas Syariah untuk melakukan perbaikan berkelanjutan. “Kami berharap audit ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kekuatan dan kelemahan yang ada, sehingga Fakultas Syariah dapat membuat langkah-langkah strategis untuk peningkatan yang berkelanjutan,” tambah Dr. Imran”.
Audit Mutu Internal Siklus V ini juga berfokus pada pemantauan dan pengukuran efektivitas implementasi rekomendasi dari siklus audit sebelumnya. Selain itu, audit ini juga berfungsi untuk memastikan bahwa Fakultas Syariah tetap konsisten dalam memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh IAIN Manado dan sesuai dengan kebijakan pendidikan tinggi nasional.
Dengan selesainya Audit Mutu Internal Siklus V ini, Fakultas Syariah IAIN Manado diharapkan dapat terus meningkatkan standar kualitasnya dan memberikan pelayanan akademik yang lebih baik kepada seluruh civitas akademika. Hasil audit ini juga akan digunakan sebagai bahan evaluasi dalam rangka persiapan menuju akreditasi yang menuju unggul. (Adm/TU)
Fakultas Syariah Senin 2 September 2024 – Wakil Dekan III Fakultas Syariah IAIN Manado, Dr. Frangky Suleman, M.HI., memimpin apel pagi yang diadakan di halaman Fakultas Syariah bahas persiapan submit akreditasi borang yang dijadwalkan pada bulan Agustus kemarin. Apel pagi tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I, Dr. Muliadi Nur, M.H., Kaprodi Hukum Keluarga, Wira Purwadi, M.H., Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah, Nurlaila Isima, M.H., Kabag Tata Usaha, Silfa Basuki, M.Pd., Ketua Gugus Kendali Mutu, Kartika S. Amiri, M.H., serta beberapa JFT, Iftirani, SE, dan Taufik Ulias, M.H.
Dalam arahannya, Dr. Frangky Suleman, M.HI., menekankan pentingnya kerjasama dan kesiapan seluruh tim dalam proses submit akreditasi borang. Beliau mengingatkan bahwa akreditasi merupakan salah satu aspek krusial yang akan menentukan kualitas dan reputasi Fakultas Syariah di mata publik. “Proses akreditasi ini membutuhkan kerja keras dan perhatian dari seluruh civitas fakultas syariah. Saya meminta kepada semua yang terlibat untuk memastikan bahwa semua data dan dokumen yang diperlukan sudah lengkap dan sesuai standar yang ditetapkan. Ini adalah tanggung jawab bersama kita untuk memastikan Fakultas Syariah mendapatkan hasil terbaik,” ujar Dr. Frangky.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, kita akan menyelesaikan submit akreditasi borang dengan hasil yang memuaskan, demi meningkatkan kualitas dan kredibilitas Fakultas Syariah IAIN Manado. Untuk mengawali pagi hari ini mari sama-sama kita membacakan surah Alfatihah, semoga kegiatan kita pada hari ini diridhoi oleh Allah SWT. (Adm/TU)