#KerjaCerdas #KerjaTuntas

Fakultas Syariah Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Keluarga

Fakultas Syariah IAIN Manado, 25 April 2026 – Fakultas Syariah IAIN Manado resmi melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) untuk Program Studi Hukum Keluarga (HK) pada tanggal 24 hingga 26 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di kampus IAIN Manado ini dibuka dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting serta civitas academica.

Acara pembukaan Asesmen Lapangan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara, Dr. Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd; Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Sulawesi Utara, Drs. M. Arsyad, S.H., M.H; Plh Rektor IAIN Manado yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor II, Prof. Dr. Salma, M.HI; Wakil Rektor I, Prof. Dr. Edy Gunawan, M.HI; Wakil Rektor III, Dr. Mastang Ambo Baba, M.Ag; serta Direktur Pascasarjana, para Dekan Fakultas, Ketua LPM, Ketua LP2M, Kepala UPB, Kepala TIPD, Kepala Perpustakaan, para Guru Besar dan Dosen Fakultas Syariah, para kabag, alumni (yang telah berkiprah sebagai hakim, panitera, penghulu, pengacara, dan lain-lain), serta mahasiswa.

Hadir pula juga para asesor yang ditugaskan oleh BAN PT, yakni Asesor 1, Prof. Dr. Miftahul Huda, M.Ag, dan Asesor 2, Prof. Dr. Maimun, S.Ag., M.H.I.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kedua asesor yang telah bersedia hadir bersilaturahmi dan melaksanakan Asesmen Lapangan untuk Prodi Hukum Keluarga di Kota Manado.

“Fakultas Syariah merupakan fakultas tertua yang ada di IAIN Manado. Saya selaku dekan menginginkan yang terbaik untuk fakultas kami, terutama untuk Prodi Hukum Keluarga. Perjalanan untuk sampai pada tahap Asesmen Lapangan ini tidaklah mudah; telah begitu banyak lembur yang kami lalui untuk menyelesaikan borang Program Studi Hukum Keluarga. Kami memohon maaf apabila ada kekurangan dalam pelayanan kami di Fakultas Syariah,” ujar Prof. Rosdalina.

Sementara itu, Plh Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Salma, M.HI, dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan Asesmen Lapangan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa di IAIN Manado terdapat cukup banyak program studi, terutama pada jenjang strata satu (S1).

“Harapan saya, semoga Asesmen Lapangan Prodi Hukum Keluarga ini mendapatkan predikat Unggul. Pada bulan April 2026 ini, sudah ada empat prodi di IAIN Manado yang menjalani Asesmen Lapangan, dan hari ini giliran Prodi HK. Semoga hasilnya unggul,” tutur Prof. Salma.

Dengan mengucapkan lafaz basmalah, Prof. Dr. Salma, M.HI secara resmi membuka Asesmen Lapangan Fakultas Syariah Prodi Hukum Keluarga IAIN Manado.

Selanjutnya, Asesor I, Prof. Dr. Miftahul Huda, M.Ag, menyampaikan pengenalan diri serta penjelasan mengenai pelaksanaan tugas dari BAN PT. “Mohon izin, kami berdua melaksanakan tugas dari BAN PT untuk bersilaturahmi sekaligus asesmen khusus untuk Prodi Hukum Keluarga. Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para pejabat di Sulawesi Utara yang telah berkenan hadir, yakni Kakanwil Kemenag Sulut, Ketua PTA Sulawesi Utara, serta para profesor yang ada di IAIN Manado. Kami memohon kerja sama untuk kelancaran kegiatan Asesmen Lapangan ini,” ujar Prof. Miftahul Huda.

Kegiatan Asesmen Lapangan akan berlangsung selama tiga hari ke depan, meliputi serangkaian proses verifikasi dokumen, wawancara dengan berbagai unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan mahasiswa, serta kunjungan ke sarana dan prasarana pendukung pembelajaran di lingkungan Fakultas Syariah IAIN Manado.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Sabtu 25 April 2026)

Perkuat Jejaring Akademik, Fakultas Syariah dan Fakultas Hukum Muhammadiyah Purwokerto Tanda Tangan Perjanjian Kerjasama

Fakulas Syariah IAIN Manado, 23 April 2026 – Dalam upaya memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan, Fakultas Syariah IAIN Manado dan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Purwokerto secara resmi menandatangani perjanjian kerja sama. Kegiatan penandatanganan tersebut berlangsung pada Kamis, 23 April 2026, di Ruang Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado, Lantai I.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan oleh Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado, Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., bersama dengan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Purwokerto Dr. Indriai Amarani, S.H., M.Hum yang diwakili oleh Dr. Yusuf Saefudin, S.H.,M.H. . Acara ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat struktural di lingkungan Fakultas Syariah IAIN Manado.

Hadir dalam kegiatan tersebut para Wakil Dekan I, II, dan III, Ketua Program Studi Hukum Keluarga (Kaprodi HK), serta Kepala Bagian (Kabag) Fakultas Syariah IAIN Manado. Kehadiran para pimpinan dan tenaga pendidik ini menandakan besarnya komitmen kedua institusi dalam menjalin kemitraan yang strategis dan berkelanjutan.

Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai program akademik, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, publikasi ilmiah, serta pengorganisasian seminar dan konferensi nasional. Kedua pihak meyakini bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan keilmuan hukum dan syariah di Indonesia.

“Dengan kerja sama ini, kami berharap dapat saling mengisi dan memperkaya khazanah keilmuan, khususnya dalam bidang hukum dan syariah, sekaligus memperluas jaringan akademik hingga ke tingkat nasional,” ujar Prof. Dr. Rosdalina Bukido, M.Hum., seusai acara.

Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, Fakultas Syariah IAIN Manado dan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Purwokerto resmi terikat dalam kemitraan strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi di masa mendatang.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Kamis 23 April 2026)


Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Manado Raih Beasiswa YBM PLN

Fakultas Syariah IAIN Manado — Kabar membanggakan datang dari Fakultas Syariah IAIN Manado. Sejumlah mahasiswa berhasil meraih Beasiswa Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan komitmen sosial yang dimiliki.

Beasiswa YBM PLN merupakan program bantuan pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, sekaligus sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa penerima beasiswa. “Kami sangat bangga atas capaian ini. Beasiswa YBM PLN menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Syariah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Para penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal untuk meningkatkan prestasi akademik serta mengembangkan potensi diri. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang hukum dan keislaman.

Salah satu mahasiswa penerima beasiswa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan. “Beasiswa ini sangat membantu kami dalam melanjutkan pendidikan. Kami berkomitmen untuk belajar lebih giat dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui program ini, Fakultas Syariah IAIN Manado terus berupaya menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa. Diharapkan ke depan semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan serupa dan mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Kamis 23 April 2026)

Fakultas Syariah Gelar Rapat Persiapan Asesmen Lapangan Prodi Hukum Keluarga Menuju Predikat Unggul

Fakultas Syariah Manado – Fakultas Syariah IAIN Manado menggelar rapat persiapan Asesmen Lapangan (AL) untuk Program Studi Hukum Keluarga (HK) yang menargetkan predikat Unggul. Rapat yang berlangsung di lingkungan Fakultas Syariah ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Rosdalina, M.Hum., dan dihadiri oleh segenap civitas akademika fakultas, serta jajaran pimpinan institut.

Hadir dalam rapat tersebut para Wakil Dekan I, II, III Fakultas Syariah, Ketua dan Sekretaris Prodi Hukum Keluarga selaku program studi yang akan di-AL, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Fasya, JFT dan JFU, serta seluruh dosen Fakultas Syariah. Sementara dari tingkat institut, turut hadir Wakil Rektor I IAIN Manado, Prof. Dr. Edy Gunawan, M.HI., Ketua LPM Dr. Mutmainnah, M.Pd., Sekretaris LPM Rhyan Prayuddy Reksamunandar, M.Pd., serta Tim LPM.

Dekan: Fakultas Syariah Adalah Milik Kita Bersama

Dalam sambutannya, Prof. Rosdalina menegaskan pentingnya kebersamaan dan gotong royong seluruh tim akademik Prodi Hukum Keluarga. “Tim akademik Prodi Hukum Keluarga harus saling membantu demi kelancaran akreditasi Prodi HK. Kita harus memaksimalkan Asesemen Lapangan, memberikan pelayanan yang maksimal, dan ingatlah bahwa Fakultas Syariah IAIN Manado adalah milik kita bersama,” ujarnya.

Wakil Rektor I: Prodi HK Prodi Tertua dengan Sumber Daya Profesor Terbanyak

Prof. Dr. Edy Gunawan, M.HI., dalam paparannya menyampaikan bahwa Prodi Hukum Keluarga merupakan program studi ke-4 di IAIN Manado yang menjalani proses akreditasi. Ia memberikan apresiasi dan dorongan kuat agar Prodi HK meraih predikat unggul.

“Saya berharap Prodi HK mendapat predikat unggul karena ini adalah prodi paling lama dan paling banyak memiliki profesor di IAIN Manado. Kekompakan tim Fakultas Syariah sangat diperlukan untuk mensukseskan akreditasi ini. Berikan pelayanan maksimal, segera penuhi koreksi catatan dari asesmen sebelumnya, dan pastikan orang-orang yang dibutuhkan oleh asesor sudah stay di tempat,” tegas Wakil Rektor I.

Ketua LPM: Tiga Syarat Utama Predikat Unggul

Dr. Mutmainnah, M.Pd., selaku Ketua LPM, memaparkan tiga syarat kunci yang harus dipenuhi Prodi HK untuk meraih predikat Unggul, yaitu:

  1. Sumber Daya Manusia (SDM) harus terpenuhi minimal 50%.
  2. Memiliki Guru Besar (Profesor).
  3. Kesesuaian pekerjaan dan bidang ilmu dosen harus mencapai 60%.

Selain itu, beliau juga menambahkan bahwa mahasiswa harus lulus tepat waktu, batas masa tunggu kerja lulusan maksimal 6 bulan, serta prodi telah menggunakan Kurikulum OBE (Outcome-Based Education).

Rapat berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta berkomitmen untuk bekerja maksimal menyukseskan Asesmen Lapangan Prodi Hukum Keluarga agar meraih predikat Unggul.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Selasa 20 April 2026)

LKBH Hadiri Sidang Perkara Perbankan, Saksi Ahli Pidana Dihadirkan

Fakultas Syariah Manado, 20 April 2026 – Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Syariah IAIN Manado kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal proses peradilan yang berkeadilan dengan menghadiri sidang lanjutan perkara pidana perbankan di Pengadilan Negeri Manado.

Sidang dengan register perkara Nomor: 403/Pid.Sus/2025/PN.Mnd yang digelar pada Senin (20/4/2026) tersebut mengagendakan pemeriksaan saksi ahli di bidang hukum pidana. Kehadiran tim LKBH menjadi bagian penting dalam memastikan jalannya proses hukum tetap transparan dan sesuai dengan prinsip keadilan. Dalam persidangan tersebut, tim LKBH Fakultas Syariah IAIN Manado hadir bersama advokat Abdulrahim Padli, S.H., M.H., didampingi oleh para paralegal, yaitu Fadhlun Akbar Gafur, S.H. dan Gunawan Rantung, S.H.

Agenda Utama: Keterangan Ahli Pidana

Agenda utama sidang kali ini adalah mendengarkan keterangan dari seorang ahli pidana yang merupakan pakar di bidangnya. Ahli tersebut memiliki kompetensi untuk menjelaskan unsur-unsur pasal yang didakwakan kepada terdakwa dalam perkara perbankan ini. Keterangan ahli pidana menjadi salah satu alat bukti penting dalam persidangan, terutama untuk membuat terang benderang suatu peristiwa hukum. Dengan adanya penjelasan ahli, majelis hakim diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif sebelum mengambil kesimpulan.

Hal ini sejalan dengan asas hukum pidana, “In Criminalibus Probationes Debent Esse Luce Clariores” * (dalam perkara pidana, bukti-bukti harus lebih terang daripada cahaya). Asas ini menegaskan bahwa bukti kesalahan terdakwa harus jelas, akurat, dan tidak terbantahkan untuk meyakinkan hakim tanpa keraguan sedikit pun (beyond reasonable doubt*) sebelum menjatuhkan pidana. Dalam persidangan, sang ahli memaparkan analisisnya mengenai aspek hukum pidana yang relevan dengan perkara perbankan tersebut. Penjelasannya bertujuan membantu majelis hakim dalam memahami apakah perbuatan yang didakwakan telah benar-benar memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Komitmen LKBH Fasya IAIN Manado

LKBH IAIN Manado menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memberikan bantuan hukum secara profesional. Kehadiran lembaga ini diharapkan dapat mewujudkan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam perkara, baik terdakwa, korban, maupun masyarakat luas. “Sidang dengan menghadirkan ahli pidana ini sangat krusial. Kami memastikan bahwa hak-hak hukum para pihak tetap terpenuhi dan proses peradilan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” demikian pernyataan dari tim LKBH usai persidangan.

Sidang berikutnya akan kembali diagendakan oleh Pengadilan Negeri Manado untuk melanjutkan proses pembuktian dalam perkara ini.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Senin 20 April 2026)

Wakil Dekan II Fakultas Syariah Pimpin Apel Pagi, Sampaikan Persiapan Akreditasi dan Evaluasi Perkuliahan

Fakultas Syariah IAIN Manado, 20 April 2026 – Dr. Nende H. Suleman, M.H., selaku Wakil Dekan II Fakultas Syariah IAIN Manado, bertindak sebagai pembina apel pagi yang dilaksanakan di halaman Fakultas Syariah pada Senin, 20 April 2026. Apel pagi ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta seluruh civitas akademika Fakultas Syariah.

Turut hadir dalam apel tersebut Wakil Dekan I, Wakil Dekan III, Ketua Gugus Kendali Mutu, Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Syariah, para dosen, serta tenaga kependidikan baik JFU (Jabatan Fungsional Umum) maupun JFT (Jabatan Fungsional Tertentu).

Dalam amanatnya, Dr. Nende H. Suleman, M.H. menyampaikan dua poin utama terkait kegiatan strategis fakultas. Pertama, pelaksanaan akreditasi untuk Program Studi Hukum Keluarga yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 24 hingga 26 April 2026. “Ini merupakan momen penting bagi kita semua. Saya minta seluruh pihak mempersiapkan diri dengan maksimal,” ujarnya.

Kedua, beliau menginformasikan bahwa seusai apel pagi, akan segera diadakan rapat koordinasi khusus untuk persiapan akreditasi Hukum Keluarga. Rapat ini diharapkan dapat mematangkan seluruh dokumen dan kebutuhan asesmen lapangan.

Lebih lanjut, Wakil Dekan II juga mengingatkan para dosen terkait kalender akademik yang telah memasuki pertemuan kedelapan. “Hari ini, sesuai jadwal, kita sudah berada pada pertemuan kedelapan. Kemungkinan sebagian dosen akan segera melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS). Saya harap proses pembelajaran tetap berjalan kondusif,” pesannya.

Apel pagi ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Riton Agisani, M.A. Doa dipanjatkan untuk kelancaran seluruh kegiatan ke depan, terutama suksesnya proses akreditasi serta kelancaran perkuliahan di lingkungan Fakultas Syariah IAIN Manado.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Senin 20 April 2026)

Kategori: Uncategorized

Wakil Dekan I Fasya Hadiri Asesmen Lapangan Prodi Sosiologi Agama

Fakultas Syariah IAIN Manado – Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Syariah IAIN Manado, Dr. Muliadi Nur, M.H., mewakili Dekan Fakultas Syariah dalam kegiatan pembukaan Asesmen Lapangan Reakreditasi Program Studi Sosiologi Agama pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Manado, yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah tersebut merupakan bagian penting dalam proses penjaminan mutu akademik, khususnya dalam upaya peningkatan akreditasi Program Studi Sosiologi Agama. Asesmen lapangan ini menjadi momentum strategis untuk menilai secara langsung kualitas penyelenggaraan pendidikan, tata kelola program studi, serta berbagai capaian tridharma perguruan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muliadi Nur menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Fakultas Syariah terhadap pelaksanaan asesmen lapangan ini. Ia menegaskan bahwa proses akreditasi bukan hanya sekadar penilaian administratif, tetapi juga merupakan refleksi komprehensif terhadap kualitas akademik dan komitmen institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.

“Kegiatan asesmen lapangan ini menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas akademik di lingkungan IAIN Manado. Kami berharap Program Studi Sosiologi Agama dapat meraih hasil terbaik dan terus berkontribusi dalam pengembangan keilmuan, khususnya di bidang sosial keagamaan,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Dekan I Fakultas Syariah dalam kegiatan ini juga mencerminkan sinergi dan kolaborasi antar fakultas di lingkungan IAIN Manado dalam mendukung peningkatan mutu institusi secara keseluruhan.

Kegiatan pembukaan asesmen lapangan ini turut dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta tim asesor yang akan melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi. Dengan terlaksananya asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Manado mampu memperoleh hasil akreditasi yang unggul serta terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa dan masyarakat.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Jumat 17 April 2026)

Wakil Dekan III Fasya Hadiri Sosialisasi Apostille dan Legalisasi di Peninsula, Perkuat Pemahaman Layanan Administrasi Hukum

Fakultas Syariah IAIN Manado – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan administrasi hukum di bidang apostille dan legalisasi, Wakil Dekan III Fakultas Syariah IAIN Manado mewakili Dekan menghadiri kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Hukum Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung di Peninsula, pada Kamis (17/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pelaksana Harian (PLH) Rektor IAIN Manado, serta berbagai perwakilan instansi dari unsur pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Polres, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), BKKBN, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Hukum Sulawesi Utara, Bapak Hendrik Palilingan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya layanan apostille sebagai terobosan dalam pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Tujuan utama sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai mekanisme apostille dan legalisasi sebagai bentuk pelayanan administrasi hukum yang modern. Layanan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam proses legalisasi dokumen publik yang selama ini memakan waktu dan prosedur berlapis.

Wakil Dekan III Dr. Frangky Suleman, M.HI,. saat ditanyai mengatakan Apostille ini berlaku dan dapat digunakan di 127 negara yang telah menjadi bagian dari Konvensi Apostille Den Haag (Hague Convention Abolishing the Requirement of Legalisation for Foreign Public Documents).

Kehadiran perguruan tinggi, termasuk Fakultas Syariah IAIN Manado, dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen dunia akademik dalam mendukung modernisasi administrasi hukum dan memberikan edukasi kepada sivitas akademika serta masyarakat luas terkait kemudahan legalisasi dokumen publik di tingkat internasional.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Jumat 17 April 2026)

Dekan Fakultas Syariah Selaku Ketua Peneliti Kunjungi Pondok Pesantren Inklusi Disabilitas Al-Maghfirah Gorontalo

Fakultas Syariah IAIN Manado, Kamis, 16 April 2026 — Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado yang juga bertindak sebagai Ketua Peneliti melaksanakan kunjungan akademik dan penelitian ke Pondok Pesantren Inklusi Disabilitas Al-Maghfirah Gorontalo. Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan riset lapangan terkait pengembangan pesantren ramah anak dan disabilitas, sekaligus menjadi momentum silaturahmi kelembagaan antara Fakultas Syariah IAIN Manado dengan pihak pesantren.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Rangkaian acara diawali dengan penyampaian Ketua Yayasan, Bapak H. Raden Saleh, yang memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan secara singkat profil dan komitmen Pondok Pesantren Inklusi Disabilitas Al-Maghfirah. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa pesantren ini dibangun dengan semangat menghadirkan pendidikan Islam yang terbuka, humanis, dan memberikan ruang yang setara bagi santri, termasuk santri penyandang disabilitas. Ia juga menyampaikan harapan agar kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dalam bidang akademik, penelitian, dan penguatan kelembagaan pesantren.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyampaian Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat dari pihak yayasan dan pesantren. Ia menegaskan bahwa keberadaan pesantren inklusif seperti Al-Maghfirah memiliki posisi penting dalam pengembangan studi hukum Islam, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan anak, pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, dan penguatan nilai-nilai keadilan sosial dalam pendidikan Islam. Sebagai Ketua Peneliti, beliau juga menekankan bahwa kunjungan lapangan ini menjadi bagian penting dalam pengumpulan data empiris, sekaligus untuk melihat secara langsung praktik-praktik baik yang telah dijalankan pesantren dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang ramah, aman, dan inklusif.

Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan sesi perkenalan santri yang dipandu oleh Kaprodi Hukum Keluarga, Syahrul Mubarak Subeitan. Sesi ini berlangsung interaktif dan penuh keakraban. Melalui perkenalan tersebut, tim peneliti dan rombongan dapat mengenal lebih dekat latar belakang para santri, semangat belajar mereka, serta suasana kehidupan pendidikan di lingkungan pesantren. Momen ini juga menjadi ruang awal untuk membangun kedekatan emosional antara tim akademik dengan santri, sekaligus memperlihatkan secara nyata bahwa pesantren inklusif tidak hanya berbicara tentang fasilitas, tetapi juga tentang penghormatan terhadap martabat, potensi, dan keberagaman setiap peserta didik.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyampaian dari Ustazah Riska selaku pengasuh pesantren. Dalam paparannya, Ustazah Riska menjelaskan berbagai dinamika pengasuhan, pembinaan, dan proses pendampingan santri di Pondok Pesantren Inklusi Disabilitas Al-Maghfirah. Ia memaparkan bahwa pengasuhan di pesantren dilakukan dengan pendekatan yang sabar, adaptif, dan penuh perhatian, agar setiap santri dapat tumbuh dalam suasana yang mendukung perkembangan spiritual, emosional, dan sosial mereka. Penjelasan tersebut memberikan gambaran konkret mengenai bagaimana pesantren menjalankan fungsi pendidikan dan pengasuhan secara terpadu, terutama dalam menghadapi kebutuhan-kebutuhan khusus para santri.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama. Momen ini menjadi simbol kebersamaan, sinergi, dan komitmen bersama antara Fakultas Syariah IAIN Manado dan Pondok Pesantren Inklusi Disabilitas Al-Maghfirah Gorontalo dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam yang inklusif dan berkeadilan. Dokumentasi bersama juga menjadi penanda bahwa kunjungan ini tidak sekadar seremonial, tetapi memiliki nilai strategis dalam memperkuat jejaring akademik, sosial, dan kelembagaan untuk masa depan pesantren yang lebih ramah terhadap anak dan penyandang disabilitas.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam penguatan hasil penelitian maupun dalam penyusunan rekomendasi akademik dan kebijakan yang mendukung pengembangan pesantren inklusif di Indonesia. Fakultas Syariah IAIN Manado pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong riset-riset transformatif yang berdampak pada penguatan lembaga pendidikan Islam, perlindungan kelompok rentan, dan pengarusutamaan nilai-nilai keadilan dalam praktik sosial keagamaan.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Kamis 16 April 2026)

Kabag Fakultas Syariah Pimpin Apel Pagi, Tekankan Pentingnya Pelayanan dan Aturan WFH

Fakultas Syariah IAIN Manado, 13 April 2026 – Fakultas Syariah IAIN Manado menggelar apel pagi yang berlangsung khidmat di halaman gedung Fakultas Syariah pada Senin, 13 April 2026. Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Fakultas Syariah.

Apel yang dimulai tepat pukul 07.30 WITA tersebut dihadiri oleh segenap dosen Fakultas Syariah, serta tenaga kependidikan (tendik) dari Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dan Jabatan Fungsional Umum (JFU). Dalam amanatnya, Kabag Fakultas Syariah menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi perhatian bersama.

Pertama, terkait dengan pelayanan. Kabag menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan akademik dan administratif kepada mahasiswa harus menjadi prioritas utama. Seluruh civitas akademika di lingkungan fakultas diminta untuk meningkatkan kedisiplinan, keramahan, serta kecepatan respons dalam menangani kebutuhan mahasiswa dan stakeholders.

“Kita harus memastikan bahwa setiap layanan, mulai dari administrasi perkuliahan hingga bimbingan akademik, berjalan dengan optimal. Pelayanan yang prima adalah cerminan institusi kita,” tegas Kabag dalam amanatnya.

Kedua, Kabag menyampaikan kebijakan terbaru terkait Work From Home (WFH) pada hari Jumat. Kebijakan ini berdasarkan Surat Edaran dengan nomor B-564/In.25/HM.02/4/2026 yang diterbitkan pada tanggal 9 April 2026. Dalam surat edaran tersebut, diatur bahwa pelaksanaan WFH di hari Jumat tetap harus mengedepankan pencapaian target kerja dan tidak mengurangi pelayanan esensial.

Kabag mengingatkan bahwa WFH bukan berarti libur, melainkan perubahan lokasi kerja dengan tetap bertanggung jawab penuh terhadap tugas masing-masing. Seluruh pegawai diharapkan tetap dapat dihubungi dan melaporkan hasil kerja secara berkala. Untuk itu, koordinasi internal setiap unit kerja perlu ditingkatkan.

Di akhir amanatnya, Kabag mengajak seluruh peserta apel untuk menjadikan bulan April sebagai momentum peningkatan kinerja dan integritas. Apel ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan aktivitas perkantoran seperti biasa.

Fasya #KerjaCerdas #KerjaTuntas
Humas Fakultas Syariah IAIN Manado
(Adm/TU Senin 13 April 2026)